Penyakit Tekanan Darah Tinggi, Penyebab dan Pengobatannya

Penyakit Tekanan Darah Tinggi, faktor Penyebab dan Pengobatannya
Penyakit Tekanan Darah Tinggi, Penyebab dan Pengobatannya - Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi yaitu suatu penyakit dimana tekanan darah didalam tubuh seseorang terjadi peningkatan dengan tekanan darah sistolik (ukuran atas) sebesar 160 mmHg sedangkan diatolik (ukuran bawah) lebih besar 95 mmHg, hal ini akan menimbulkan penyakit baru seperti stroke, serangan jantung, serta gagal jantung maka dari itu harus segera diatasi. Biasanya tekanan darah normal sekitar 100-140 mmHg untuk sistolik sedangkan untuk diastolik sekitar 60–90 mmHg, peningkatan tekanan darah tersebut akan memaksa jantung lebih bekerja keras sehingga terjadilah peningkatan darah di arteri.

Hipertensi merupakan faktor utama dari penyakit stroke dan juga serangan jantung, maka dari itu lakukanlah pola hidup dan makan sehat merupakan salah satu kunci untuk mengurangi resiko terjadinya tekanan darah tinggi. Selain itu juga lakukanlah pengobatan serta kontrol tekanan darah secara teratur agar mengetahui tekanan darahnya, apakah berangsur membaik atau tidak.

Hipertensi sendiri ada dua jenis yaitu hipertensi ringan dan hipertensi kronis. Untuk hipertensi ringan gejalaa seorang penderita akan terlihat jika tekakan darah tingginya semakin berat, gejala tersebut seperti sakit kepala, sering pusing yang amat berat, muntah, gelisah, keringat berlebihan, serta nyeri perut. Sedangkan untuk hipertensi kronis penderita terjadi gejala pendarahan, perubahan edema pupil mata, penyempitan pembuluh darah, ganguan penglihatan dan juga pendengaran, serta penurunan kesadaran dan biasanya seorang yang mengalami hipertensi kronis mengalami koma.

Faktor-faktor Penyebab Hipertensi atau Darah Tinggi


Semua orang beresiko penyakit darah tinggi, jika seseorang tersebut tidak menjaga pola hidup sehat serta pola makannya yang teratur. Ada beberapa faktor penyebab hipertensi atau darah tinggi, diantaranya:

1. Keturunan

Penyakit hipertensi atau darah tinggi bisa jadi timbul karena adanya riwayat keluarga yang memiliki penyakit tersebut. Faktor ini memiliki peluang resiko yang sangat besar memiliki tekanan darah tinggi.

2. Usia

Usia juga mempengaruhi tekanan darah, semakin bertambah usia tekanan darah seseorang semakin meningkat. Namun hal tersebut bisa dikendalikan dengan pola hidup sehat seperti rajin berolahraga dan juga pemeriksaan tensi darah secara rutin.

4. Memiliki Kolestrol

Apabila seseorang mempunyai kolestrol berlebih harus berhati-hati karena lemak berlebih bisa mengakibatkan menyempitnya dinding pembuluh darah sehingga berakibat tekanan darah meningkat. Seseorang yang memiliki bobot tubuh berlebih atau gemuk sangat berpeluang sekali terserang penyakit tekanan darah tinggi.

6. Pikiran Stress

Stress juga merupakan salah satu penyebab tekanan darah tinggi, jika seseorang mengalami stress berkepanjangan hal ini akan mengkibatkan tekanan darah semakin tinggi bahkan penyakit lainnya pun ikut timbul.

7. Gaya Hidup Kurang Sehat

Penyebab tekanan darah tinggi juga salah satunya gaya hidup yang kurang baik, gaya hidup yang kurang baik ini seperti suka merokok, mengkonsumsi kopi melebihi batas normal, minum-minuman beralkohol, serta kurangnya aktivitas olahraga.

Pengobatan Penyakit Hipertensi atau Darah Tinggi


Pengobatan hipertensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada tubuh, sehingga membuat organ penting lainnya terlindugi. Jika pengobatan hipertensi tidak dilakukan maka akan memicu penyakit lainnya seperti stroke, ginjal dan juga jantung.

Untuk pengobatan hipertensi harus di ikuti dengan perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, berolahraga, menurunkan berat badan secara alami, makan makanan yang sehat, dan juga berhenti kosumsi alkohol. Perubahan gaya hidup tersebut disertai dengan pengobatan hipertensi, ada beberapa jenis obat yang dipakai untuk mengobati tekanan darah tinggi diantaranya:

1. Diuretik

Diuretik merupakan obat anti hipertensi yang digunakan untuk terapi awal hipertensi yang tidak disertai dengan penyakit lain, cara kerja Diuretik ini yaitu menurunkan tekanan darah dengan mengeluarkan cairan dan garam melalui urine, sehingga biasanya penderita yang menkonsumsi ini buang air kecilnya meningkat.

2. ACE-Inhibitor

ACE-Inhibitor merupakan golongan obat anti hipertensi untuk mencegah pengkerutan pada pembuluh darah dan juga mencegah pembentukan angiotensin I menjadi angiotensin II.

3. Beta Blocker

Beta Blocker merupakan obat anti hipertensi yang berfungsi untuk menurunkan frekuensi jantung dan curah jantung. Golongan jenis obat ini mampu mengurangi beban jantung pada penderita  hipertensi.

Ketiga golongan obat diatas merupakan salah satu obat anti hipertensi yang sering digunakan oleh penderita hipertensi, lakukanlah kontrol dan juga pengobatan secara rutin agar hipertensi berangsur membaik.

0 Response to "Penyakit Tekanan Darah Tinggi, Penyebab dan Pengobatannya"

Post a Comment

Mari Berkomentar Bebas Tapi Sopan !